Pinjaman Bank dengan kedit tanpa agunan untuk invest saham di paypal lengkap dengan shopee pinjaman

Hal-Hal yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Ajukan Pinjaman Bank

 

Mengajukan pinjaman bank memang menggiurkan karena dalam waktu yang tidak lama, Anda akan menerima transferan dana dalam jumlah yang diinginkan. Awas, jangan terjebak dengan euphoria pinjam uang di bank jika tidak ada perlunya. Pinjam uang atau hutang sebenarnya boleh-boleh saja selama Anda memang membutuhkannya, misalnya untuk menambah modal usaha, pendidikan atau hal penting lainnya. Namun, jika untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang sifatnya bisa ditunda, pinjaman bank dan juga pinjaman online tanpa agunan sebaiknya dihindari. Alasannya adalah mengajukan pinjaman berarti menambah pengeluaran bulanan sebab Anda harus mengembalikannya dengan cara angsuran. Nah, jika memang terpaksa harus mengajukan pinjaman tanpa BI checking, beberapa hal berikut ini harus masuk dalam pertimbangan. 

Pikirkan Pemasukan Sebelum Mengajukan Pinjaman Bank

Berapa besar pemasukan Anda setiap bulannya baik dari gaji maupun sumber yang lain? Hal ini perlu dihitung di awal karena jangan sampai Anda pinjam uang 50 juta tanpa kartu kredit tapi tidak sanggup membayaran angsurannya setiap bulan karena pemasukan yang tidak memadai. Bahkan jika Anda mengajukan pinjaman bank Syariah pun, kekuatan finansial tetap harus diperhitungkan agar niat menyelesaikan masalah dengan meminjam uang sementara tidak malah menambah problem keuangan yang lebih rumit di kemudian hari. 

Pikirkan Tujuan Mengajukan Pinjaman Bank

Untuk apakah Anda mengajukan pinjaman uang ke bank? Jika untuk menambah modal usaha, kelahiran, perawatan kesehatan dan juga pendidikan, tentu saja mengajukan kredit menjadi opsi yang masuk akal dan bisa diterima karena memang merupakan kebutuhan penting. Namun, bila mengajukan pinjaman bank keliling terdekat untuk shopping pakaian, liburan mahal atau hal lain yang sebenarnya bisa ditunda sampai Anda punya uang yang cukup, pikirkan lagi. Jangan sampai semua keinginan terbeli namun setiap bulannya dikejar-kejar tanggungan membayar hutang pada bank.

Pikirkan Tenor yang Ditawarkan Saat Membuat Pinjaman Bank

Tenor adalah waktu yang diberikan untuk melunasi hutang. Ketika pinjam uang di bank Syariah, Anda biasanya akan diberikan pilihan antara 12 bulan hingga 60 bulan untuk mencicil hutang yang diajukan, tergantung pada program kredit yang dipilih. Semakin panjang tenor yang dipilih, jumlah cicilan bulanannya tentu akan semakin kecil. Namun di sisi lain, total bunga yang harus dibayarkan akan semakin besar seiring makin panjangnya waktu pelunasan. Sesuaikan pemilihan tenor ini dengan kemampuan finansial Anda. Jika memang pendapatan bulanan termasuk besar, mengambil tenor pendek bukan hanya membuat bunga lebih kecil, namun juga membebaskan Anda dari tanggungan secara cepat. 

Pikirkan Suku Bunga Ketika Mengajukan Pinjaman Bank

Suku bunga diberikan sebagai “keuntungan” yang diambil oleh bank sebagai pihak pemberi pinjaman. Bank punya perhitungan sendiri seberapa besar bunga yang akan dikenakan tergantung dari nominal atau plafon yang diambil dan juga jangka waktu pelunasan. Jika Bungan yang dikenakan lebih dari standar yang ditetapkan, ada baiknya mengurungkan niat mengajukan pinjaman atau pindah ke bank lain. Kalau Anda membutuhkan jumlah pinjaman kecil hingga menengah, ada baiknya memertimbangkan pinjaman online.

Pikirkan Kemungkinan Meninggal Sebelum Pinjaman Bank Selesai

Pinjaman jangka panjang biasanya menawarkan plafon besar hingga ratusan juta dengan masa pembayaran sampai belasan tahun. Sebelum mengajukan pinjaman jenis ini, pikirkanlah resiko meninggal sebelum bisa melunasi hutang agar keluarga tidak harus mewarisi tanggungan finansial tersebut. Anda bisa meminta info kepada CS atau bagian kredit tentang asuransi jiwa yang diberikan sebagai fasilitas pengajuan kredit supaya jika di tengah jalan tidak bisa membayarkan hutang karena kematian, pihak asuransilah yang mengambil alih.

Tahun 2021 ini seharusnya menjadi momen sempurna untuk melihat perkembangan kondisi finansial yang lebih baik. Jadi, jangan sampai keuangan kembali berantakan karena pinjaman bank yang ceroboh. Mengajukan pinjaman adalah hal yang boleh dilakukan asalkan sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Pikirkan berbagai hal di atas sebelum mengambil kredit bank supaya uang yang didapatkan bisa dimanfaatkan dengan bijak. Syukur-syukur jika Anda dapat menghasilkan keuntungan yang positif dengan pengelolaan dana kredit yang diterima.